Subhanallah, Perdana Mengukir Sejarah Hafal 30 Juz Al-Qur’an

Imam Satori yang lebih akrabnya di panggil Imam adalah santri Pondok Pesantren Mathla’ul Anwar Pontianak, tidak bisa menahan tangis bahagianya. Bagaimana tidak, perjuangannya selama 2,3 tahun untuk bisa menghafalkan 30 juz Alquran akhirnya tercapai. Ia mengaku tidak mudah untuk bisa menjadi hafizh Alquran 30 juz karena rintangannya yang luar biasa. Tantangan dimulai sejak ia masuk kelas khusus yang disiapkan bersama rekan-rekannya yang dipilih harus menyelesaikan hafalan sesuai dengan target yang ditentukan.

Sebelum masuk ke dalam kelas khusus, Imam menyebutkan bahwa hal pertama yang harus disiapkan adalah meluruskan niat. “Persiapannya yang pertama jelas niatkan pada harkatnya harus karena Allah. Niat kita untuk menjadi lebih baik bisa mengamalkan,” ujarnya saat diwawancarai, sehari sebelum acara khotmil Qur’an digelar.
Santri asal Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang ini mengaku bahwa sebetulnya ia sudah mulai melakukan hafalan Al-Quran sejak ia masuk pondok pesantren namun baru sebatas juz 30, dan ketika pondok pesantren membuka program kelas khusus Tahfizhul Qur’an kemudian ia pun mengikuti tes seleksi masuk dan akhirnya dinyatakan lulus. Sejak itulah ia mulai tekun dan sungguh menghafal untuk mencapai target yang ditetapkan walau dalam kesehariannya ia menuturkan bahwa kondisi lingkungan yang terkadang kurang kondusif untuk menghafal terutama di siang hari, namun hal ini bukan menjadi masalah yang berarti, ia memanfaatkan waktu di malam harinya untuk menghafal mulai pukul 23 hingga pukul 24 atau pukul 12 malam. Seiring dengan perjalanan waktu, walau dihadapkan dengan kondisi yang terkadang berat untuk fokus menghafal namun akhirnya selama dua tahun tiga bulan ia dapat menuntaskan hafalannya 30 Juz dengan predikat yang sangat baik. Dari 38 santri yang mengikuti program takhassus tahfizhul qur’an ini, sejak mulai dibukanya kurang lebih 2,3 bulan baru 1 orang yang dapat menuntaskan hafalannya yaitu ananda Imam Satori asal Kab. Bengkayang, namun lnsyaAllah dalam beberapa bulan kedepan akan menyusul teman-temannya yang lain.

Dalam momentum bulan rabi’ul awwal dimana pondok pesantren akan melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus dirancang dengan acara khormil qur’an sebagai tanda syukur atas selesaikan salah satu santri menghafal Al-Qur’an 30 Juz. kemudian dalam acara khotmil Qur’an tersebut telah diagendakan pemberikan piagam penghargaan dan bea-siswa kepada santri tersebut yang akan diserahkan oleh Pimpinan Pondok Pesantren dan Ketua Perguruan Mathla’ul Anwwar Prov. Kalbar.
Untuk itu, kepala segenap Dewan Asatidz kami mohon doa dan dukungannya, semoga Pondok Pesantren Mathla’ul Anwar Kota Pontianak dapat melahirkan gererasi-generasi penghafal Al-Qur’an istiqomah, tidak hanya mampu membaca, tetapi lebih dari itu mereka mampu memahami, mengamalkan dan mengajarkan kepada yang lain, sebagaimana Sabda Rasulullah SAW.

خيركم من تعلم القرآن وعلمه

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur`an dan mengajarkannya”. (HR. Bukhori)

Semoga program takhassus tahfizhul qur’an yang sudah ditetapkan sejak tahun pelajaran 2018-2019 ini terus dapat terlaksana dengan baik, sehingga insyaaAllah Pondok Pesantren Mathla’ul Anwar Kota Pontianak dalam setiap tahunnya akan melahirkan para penghafal Al-Qur’an yang sangat kita nantikan.

Ust. Ahmadi, S.Pd.I

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Recent Posts

Newsletter

Subscribe for our monthly newsletter to stay updated

Gallery

Suspendisse dictum tristique dolor

Donec vitae libero nec elit vulputate cursus a eu metus. Quisque non ex at nibh dictum tincidunt. Vivamus lacinia in velit a tincidunt.